
Telur jadi makanan super praktis—bergizi, murah, mudah didapat—tapi kuning telur sering dicap jahat karena kolesterolnya.
Banyak yang buang kuningnya takut jantung bermasalah, padahal ahli gizi bilang ini salah kaprah besar.
Dr Rita R, DCN, M Kes, dan dr Hasjim H, SpJP, jelaskan konsumsi kuning telur aman asal pola makan seimbang, bukan musuh utama kolesterol!
Dr Rita: Kuning Telur Lebih Baik Daripada Gorengan dan Daging Merah
Ahli gizi Dr Rita R, DCN, M Kes, benarkan banyak orang hindari kuning telur tapi tetap makan gorengan dan daging merah—kesalahan fatal. Kuning telur kaya kolesterol tapi juga biotin pembangun vitamin D.
“Di sini salah kaprah sekali. Justru kalau kita bandingkan berdiri sendiri masing-masing. Maka yang paling besar pengaruhnya pada gangguan jantung itu adalah makanan yang diolah dengan cara digoreng dan dibakar dan santan kentang. Dibandingkan dengan kuning telur itu,” katanya.
Rekomendasi Dr Rita, 5 butir/minggu atau 1 butir/hari aman. “Yang harus mereka reduksi itu adalah penggunaan daging merah berlemak. Dan penggunaan pengolahan makanan yang digoreng, dibakar dan disantan,” tambahnya.
Prioritaskan rebus, kukus, atau orak-arik minim minyak.
dr Hasjim: Satu Butir Telur Sudah Cukup, Jangan Tambah Gorengan
Spesialis jantung dr Hasjim H, SpJP, sarankan 1 kuning telur/hari cukup penuhi kebutuhan kolesterol, putih telur bebas sesuka hati karena nol kolesterol.
“Secara statistik, satu telur saja sudah cukup sebenarnya untuk memenuhi kolesterol kita,” katanya.
Pola makan keseluruhan kunci jaga jantung. “Nah, kalau dibilang apakah tidak boleh makan telur? Saya sih kurang setuju. Yang salah adalah sudah kebanyakan makan telur, tambah gorengan, tambah gulai. Nah, akhirnya konsumsi lemak itu akan jauh berlebih,” tegas dr Hasjim.
Hindari combo telur + gorengan yang overload lemak jenuh.
Nutrisi Lengkap Kuning Telur yang Tak Boleh Dilewatkan
Kuning telur bukan musuh—kaya vitamin A, D, E, K, B12, selenium, zat besi, plus lemak sehat omega-3. Protein lengkapnya dukung otot, kulit sehat, dan imunitas.
Buang kuning berarti lewatkan 50% nutrisi telur! Konsumsi moderat justru stabilkan HDL (kolesterol baik).
Tips Aman Nikmati Telur Tanpa Takut Kolesterol
Pilih telur organik/pasture-raised rendah kolesterol. Batasi 1-2 butir/hari, kombinasikan sayur hijau, oatmeal, alpukat. Olahraga 30 menit/hari bakar lemak ekstra.
Tes kolesterol rutin jika riwayat keluarga. Ganti goreng dengan rebus/timun—perut kenyang, jantung aman!
Telur sahabat diet sehat, bukan penjahat. Dengar ahli: moderasi dan pola makan holistik kunci jantung kuat!





